Pages

Sabtu, 03 Juli 2021

Berbagai Kegiatan Biar Nggak Bosan Saat Pandemi


Nggak bisa dipungkiri pandemi emang bisa bikin stress dan imunitas turun. Makin kita mikirin covid makan kita makin parno dan takut. Bagi saya sendiri, saya percaya covid itu ada, tapi saya juga nggak mau mikirin terlalu jauh. Yang penting selalu mematuhi prokes dan lakukan 3M. Jangan sampai covid ini bikin males gerak. Apalagi untuk anak-anak yang masih butuh banget eksplorasi untuk tumbuh kembangnya.

Beberapa hari ini Hana mulai memperlihatkan kebosanannya selama dirumah aja.

"Yaaa... ibuukk juga bosan dekk...." 🤣🤣


Tapi kami berusaha untuk tetap positif dan melakukan banyak kegiatan dirumah.

"padahal udah kehabisan ide mau ngapain lagiiiiii" 🥳

Tapi demi anak supaya dia juga nggak terbatas banget eksplorasinya dirumah. Beberapa kegiatan ini saya lakukan dirumah aja sama Hana dan lumayan bikin dia antusias dan cukup bisa membuatnya melupakan kebosanan.



1. Merawat hewan peliharaan

Dirumah memang paksu pelihara ikan sesekali saya dan Hana juga ikut 'bertanggung jawab' kayak ngasih makan tiap hari. kadang ikan-ikan itu juga bisa buat hiburan atau angin segar kalo lagi jenuh. Ternyata Hana suka dengan hewan peliharaan ini. Ada juga Ciko, kucing kesayangan yang saya rawat sejak umur 2 bulan.

Kehadiran dua hewan peliharaan itu lumayan bisa menyibukkan kami dirumah. Ada aja rutinitas yang tak biasa karena setiap interaksi sama mereka, Hana keliatan lebih fresh dan ceria.


2. Berkebun

Jangan bayangin berkebun layaknya orang yang punya ladang yaaa...😂

Kita berkebun pakai pot kecil-kecil dirumah. Mulai dari menanam benih sampai tanamannya berbunga, semua proses itu kita lewati sambil mengamati kebetulan Hana lagi belajar tentang bagian-bagian tanaman jadi pas banget membantu saya lebih mudah ngajarin sambil praktek.

Setiap hari rutin nyiram seminggu sekali ngasih pupuk. Kegiatan rutin ini juga ternyata otomatis nyantol sama Hana layaknya jadwal harian. Kalau dirasa, pandemi juga banyak menghasilkan kegiatan positif.


3. Bereksplorasi melalui seni

Kegiatan yang paling disukai Hana adalah warna,, melukis, mewarnai, menggambar, coret-coret. Nah biar gak bosen kadang saya mencoba ubah media atau cara mainnya. 

-          Melukis menggunakan jari

-          Mewarnai di tembok

-          Mewarnai menggunakan pompom

-          ABC Painting

 

     4. Practical life skill atau melakukan pekerjaan rumah bersama.

Jangan pernah takut kalau anak pecahin barang, berantakin barang, dll. Semua itu cuma di awal. Dari pada besok nanti kurang peka terhadap kehidupannya sendiri, yuk dari kecil kita biasain ikut andil dalam kegiatan domestik.

Pernah denger kan ada orang tua yang selalu komenin anaknya.

"udah gede gak ngertiin bantu orang tua"

"nyapu aja kok nunggu disuruh"

"males nyuci/nyetrika baju padahal bajunya sendiri"

"cuci piring dikit aja lama banget"


Mungkin saja dulu kurang dilibatkan dalam hal domestik. Mungkiiiinnnn... 

Kalau takut anak pecahin barang, kita bisa coba dulu pakai bahan plastik. Pakai kaca/beling juga ga ada salahnya karna nantinya dia akan belajar berhati-hati supaya barang itu gak sampe pecah.

Kalau takut tangannya alergi karena sabun, bisa diganti pakai detergen khusus anak atau bayi. Ingatlah semua perjalanan itu prosesnya memang sangat panjang.


5. Menonton film bersama

Sebelum usia 2 tahun saya dan suami belum berani kasih Hana gadget untuk mainan, kecuali untuk foto atau video call dengan keluarga. Tapi setelah pandemi dan semua kegiatan beralih online, saya juga akhirnya kasih Hana gadget tapi dengan batasan tertentu. Tontonannya pun dia nggak pilih sendiri, selalu saya yang memilih, dan biasanya kalaupun dia yang milih, itu sudah pernah di tonton sebelumnya. Jadi seringnya nontonnya itu-itu aja. Nah beberapa aplikasi yang rekomended untuk anak-anak menurut saya :

-          Super Jojo Nursery Rhymes

-          Lingokids

-          Ruang Belajar

-          EPIC!

-          Marbel Budaya Nusantara

-          Quick Maths

 

     6. Playground dirumah 

      Sudah beda zamannya, dulu saya eksplorasi motorik kasar di alam terbuka. Masih banyak pepohonan rindang atau rumah yang masih pakai ambalan. Zaman sekarang, eksplorasi untuk merangsang motorik kasar sangat sulit. Kebun atau sawah sudah berubah menjadi komplek perumahan yang taman bermainnya sebatas ayunan dan jungkat jungkit.

     Mau nggak mau saya juga harus 'memfasilitasi' anak supaya perkembangannya bisa berkembang mulus. Kadang bikin playground ala-ala atau permainan halang rintang pakai meja dan kursi. Sesekali juga kita sulap kamar menjadi area trampolin. Atau bisa juga kita sediakan slide/pikler.

      Itulah beberapa kegiatan atau aktivitas yang biasa saya terapkan dirumah selama pandemi. Jangan lupa untuk selalu menjalankan prokes dan lakukan 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menajaga Jarak) untuk mengurangi penyebaran virus.

Stay safe semuanya...💗

Tidak ada komentar:

Posting Komentar